Saturday, January 23, 2010

Aplikasi iPhone: Deteksi Judul Lagu

Saat jalan-jalan di mall tiba-tiba kita dengar lagu yang menarik perhatian kuping kita dari sebuah toko kaset, tapi kita gak tahu apa judul lagu itu. Kita dekati SPG atau kasir toko kaset itu dan kita tanyakan apa judul lagu yang sedang diputar. Kita mendapat jawaban dan membeli kaset/CD yang memuat lagu itu. Lalu ketika sedang jejogetan di lantai dansa, mister deejay muter lagu yang asyik banget. Kita tanyakan pada teman jejogetan kita apa judul lagu yang sedang dimainin, eh kita malah dapat jawaban: "Apa? Apa? Gak denger." Mau ngedeketin meja putar (turntable) si mister malu ati.

Ah, itu kejadian di two thousand and eight. You are so late! Sekarang gak bakal ada adegan macam tuh. Kan ada Soundhound, sebuah aplikasi keren di iPhone yang ngasih jawaban pertanyaan kita tentang lagu. Gak cuma judul lagunya, tapi info siapa penyanyinya, pengarangnya, sampul kasetnya, liriknya dan link untuk download di iTunes.

Caranya bos? Kalau aplikasi Sounghound sudah terinstal di iPhone kita, kita tinggal tap bagian Tap, kita arahkan iPhone ke sumber suara. Aplikasi itu akan "listening..." lalu "recording" dan voila! Ngasih jawaban lengkap di layar iPhone dalam hitungan beberapa detik saja. Awalnya saya gak percaya ada aplikasi sekeren itu. Tapi setelah mencobanya sendiri... OMG, aplikasi ini memang keren abizzz.

Saya sudah bereksperimen dengan beberapa lagu dan dapat hasil yang amazing!

Lagu si botak itu dijawab dengan mudah, saat saya ngedeketin iPhone sudah di tengah lagu Gimana dengan yang ini? Padahal baru intronya aja, soundhound langsung bisa nebak.
Termasuk dengan yang ini.

Dan yang ini... Padahal saya gak terlalu hapal dengan lagu dari boyband ini.


Di AppStore (toko online aplikasi untuk iPhone) gak cuma ada satu aplikasi yang bisa begini. Ada lagi yang namanya Shazam Encore, MusicID dan beberapa lagi yang lain. Tapi saya baru nyoba Soundhound dan MusicID. Berdasarkan percobaan Soundhound is the best. Lebih cepat ngasih jawaban dan tampilannya juga lebih lengkap.


Sayangnya, aplikasi2 itu hanya bisa ngedeteksi lagu-lagu barat berbahasa Inggris. Saya coba dengan lagunya Ungu, gak dikenal! Itu mah cukup nanya ABG yang lewat aja... Ha ha ha...

UPDATE:
Ternyata MusicID lebih hebat. Bisa ngenali lagu2 Indonesia dan India, meskipun tanpa cover album dan lirik untuk lagu Indonesia. Sementara Soundhound hanya ngenali lagu India, lagu Indonesia tidak.


Sunday, November 29, 2009

Kaset Indonesia Jadul - Part 1

Pagi ini ketika bongkar-bongkar laci tempat koleksi kaset, saya menemukan "harta karun." Saya anggap demikian karena beberapa hari lalu ketika jalan-jalan ke Detos, Margonda-Depok, di sebuah toko khusus menjual kaset dan CD lama, saya melihat sebuah kaset lama dihargai Rp50.000. Mungkin harganya tidak terdengar fantastis, tapi kalau melihat harga awal kaset tersebut, kaset itu telah dihargai lebih dari 15 kalinya. Kaset itu adalah albumnya Sirkus Barock. Pernah dengar? Lupa? Atau sama sekali tidak pernah tahu?

Sirkus Barock, kalau tidak salah adalah grup band tahun 80an yang dimotori oleh Sawong Jabo dengan hits di antaranya Lagu Anak Negeri dan Anak Setan. Yang saya temukan di laci saya bukan album milik mereka, tapi ada beberapa kaset bertahun akhir 80an dan awal 90an lain. Dan di antara 50an kaset koleksi saya dari era itu, mungkin yang akan jadi harta karun adalah album Adegan dan Cynomadeus. Pernah dengar nama grup2 ini?



Adegan adalah grup musik pada awal 90an yang terdiri dari Indra Lesmana (lead vocal/keyboard), Gilang Ramadhan (lead vocal/drums), Donny Suhendra (backing vocal/gitar) , dan Mates (bass/back vocal). Sepertinya ini adalah sempalan dari grup besar lain yang lebih terkenal saat itu dan masih bergaung namanya hingga sekarang, Krakatau. Gak tau cerita atau alasan apa sehingga berdiri grup ini, mungkin mas Bens Leo yang lebih tahu. Lagi pula, berita-berita tentang artis saat itu belum banyak diekspos, kecuali oleh media cetak khusus musik semacam Citra Musik. Wow! Saya pernah jadi penggemar berat tabloid mingguan ini, sebelum akhirnya berubah jadi tabloid gosip. Sekarang masih ada ngga sih? He he he...

Sampul album Adegan ini sangat unik, berupa gambar semacam komik, tanpa ada foto-foto personilnya. Keterangan album pun dibuat seperti panel-panel komik. Pada zaman itu album kaset semacam ini sangat "aneh" dan kreatif, tentu saja. Coba simak prakatanya: "ADEGAN, empat pribadi yang bersatu menjadi bagian kecil SIKLUS cerita adab dan manusia yang selalu penuh PERBEDAAN dalam sikap serta kepercayaan, segala RENUNG pada yang maha kuasa akhirnya tercurah untuk mencari sesuatu yang hilang dalam kata DAMAI. Kata-kata yang dicetak tebal (kalau dalam bentuk aslinya) adalah ke-4 judul lagu dalam album ini. Ya, album ini bisa dikatakan album mini karena hanya terdiri dari 4 lagu. Dan tema lagu-lagunya tentang kemanusiaan dan perdamaian, kecuali lagu Perbedaan, lagu cinta tapi tetap dikemas secara serius. Sebuah materi album yg cukup berat pada zaman itu, apa lagi jenis musiknya bisa dikatakan jazz progresif atau paling tidak masuk dalam pop kreatif kala itu. Tambahan info, kasetnya berwarna pink transparan.



Cynomadeus adalah grup rock yang diawaki Arry Safriadi (Lead Vocal), Eet Syachrani (Lead Gitar), Fajar Satritama (Drums), Iwan Madjid (Keyboard), dan Todung P. (Bass). Sampul album ini juga menampilkan gambar model dalam bentuk abstrak. Mungkin karena salah satu lagunya bertema tentang mode. Cynomadeus adalah judul album, sekaligus nama band dan judul lagu yang berirama perpaduan rock, elektrik dan orkestra. Lagu-lagu di album ini juga memadukan musik rock dengan berbagai unsur musik lain, termasuk musik oriental. Permainan gitar Eet Syahrani dalam album ini dahsyat banget. Bisa dikatakan ini adalah salah satu album art-rock yang pernah dimiliki dunia musik Indonesia.

Tuesday, April 21, 2009

Aplikasi untuk iPhone dan iPod

Ada banyak pilihan aplikasi untuk iPhone dan iPod touch yang tersedia di App Store. Untuk mengunduhnya, kita cukup membuka App Store yang ada di iPhone dan iPod atau di iTunes yang sudah terpasang di PC atau Mac. Khusus untuk mengunduh melalui iPod, kita harus berada dalam zona wifi. Selain aplikasi berbayar, rata-rata harganya hanya US$0,99/aplikasi, banyak juga yang free alias gratis. 




Aplikasi-aplikasi ini dikelompokkan dalam beberapa kategori, di antaranya:
- Books
- Business
- Entertainment
- Finance
- Games
- Lifestyle
- Music
- News
- Reference
- Social Networking 
- Travel 

Untuk kategori games, banyak sekali yang tersedia, di antara games yang terkenal adalah Diner Dash, Sally's Spa, Racing Live, Ferrari GT Evolution, Catcha Mouse, Touch Hockey dan ribuan games lain yang terdapat versi PC-nya. Bermain game di iPhone sendiri membawa sensasi tersendiri. Selain kontrol game bisa dilakukan dengan sentuhan jari, juga kadang-kadang menggunakan "shaking"saat mengocok dadu atau  iPhone kita bisa berfungsi sebagai stir saat bermain game balapan.
 
Untuk kategori reference dan produktivity, kita bisa unduh berbagai macam kamus dan iConvert yang dapat mengkonversi berbagai ukuran yang berlaku di dunia. Ada juga e-book yang bisa kita baca di saat senggang dan sebelumnya kita unduh secara gratis di kategori Books. 

Untuk aplikasi lokal, kita bisa mengunduh TransJakarta yang berisi peta rute BusWay semua koridor dan urutan halte-haltenya. Kita juga bisa membaca detik.com dan Kompas. Ada lagi aplikasi BuUuK yang berisi daftar restoran yang ada di Jakarta, lengkap dengan peta lokasi dan review serta kisaran harganya. 

Bagi kaum muslim, aplikasi iQuran, iPray dan iZakah layak untuk diunduh. iQuran adalah Al-Quran versi digital. Selain tulisan dan terjemahan dalam bahasa Inggris, iQuran juga bisa bersuara apabila kita unduh melalui situs penyedia aplikasi ini, pengunduhan audio ini gratis. Sedangkan iPray adalah jadwal sholat di berbagai negara, termasuk Indonesia. iPray ini bisa kita set bersuara azan pada setiap memasuki waktu sholat. Dan juga dilengkapi kompas penunjuk arah kiblat. iZakah adalah alat penghitung zakat.  


iPray



iQuran



Tampilan layar iPhone atau iPod touch kita bisa terdiri banyak halaman dengan semua aplikasi yang jumlahnya ribuan ini. Hmmm dengan begitu banyak aplikasi, rasanya semua hal yang kita butuhkan ada dalam satu genggaman.     
 

Saturday, April 18, 2009

Mengoptimalkan Fungsi iPod dan iPhone

Seperti kita tahu iPhone dan iPod menyediakan banyak sekali aplikasi di apps store melalui iTunes. Jika kita bisa mengoptimalkan konten dalam gadget ini, mesin kotak kecil ajaib ini bisa sangat adidaya (powerful). Apa saja yang Anda butuhkan untuk mendukung produktivitas dan kualitas hidup Anda menjadi lebih baik akan terpenuhi. Terdengar bombastis? Mungkin ya, tetapi memang itu kenyataannya. 


Terlebih dahulu, sebagai pengguna gadget buatan Apple (kita batasi untuk iPod dan iPhone saja, tidak termasuk perangkat komputer), kita harus akrab dengan beberapa istilah berikut: iPod, iPhone, iTunes, syncing dan App store. 


iPod
Fungsi utama alat ini adalah pemutar musik portable (walkman jaman sekarang, gampangnya). Dalam perkembangannya, iPod ini sudah mempunyai beberapa generasi dan jenis. Ada iPod nano, iPod shuffle, iPod classic, dan iPod touch. 

iPod classic adalah iPod yang sebelumnya paling banyak kita kenal. Dalam perkembangannya iPod classic ini selain untuk mendengarkan lagu, bisa juga untuk memutar video dan mengoleksi foto. Bahkan saat ini jenis yang terbaru mempunyai memory sebesar 120GB. iPod nano bentuknya lebih ramping dan berwarna-warni. Ipod nano juga mampu untuk memutar video meskipun dengan layar yang lebih kecil. Ukuran memory iPod ini ada 8 dan 16 GB. iPod terkecil saat ini adalah iPod shuffle. iPod jenis ini tidak memiliki layar. 


iPod classic

iPod nano




iPod shuffle


iPod touch dan iPhone
iPod jenis terbaru tentu saja adalah iPod touch (banyak yang secara keliru menyebut iTouch). Pada pertama kali kemunculannya, iPod jenis ini sudah mengusung ketakjuban tersendiri dengan teknologi layar sentuhnya yang sangat intuitif. Hanya ada satu tombol "home" dan pemilihan menu selebihnya dilakukan dengan sentuhan jari (bukan stylus). Bahkan untuk melakukan zoom-in dan zoom-out cukup dengan melakukan gerakan jari yang melebar atau mengecil. Untuk membuka halaman koleksi lagu saja kita hanya perlu menjentikkan telunjuk ke kanan atau ke kiri. Ini sungguh menjadi pengalaman baru saat itu (sampai sekarang mungkin belum ada yang menyamai). Dengan layar yang lebih lebar, kita bisa lebih nyaman menonton video. iPod touch ini juga dilengkapi dengan wifi sehingga kita bisa browsing melalui safari atau mengunduh aplikasi saat berada dalam zona wifi. 

iPod touch generasi terbaru adalah generasi kedua atau sering dikenal dengan iPod touch 2G. Pada jenis 2G ini, ditambahkan tombol volume di sisi kiri dan spiker di bagian belakang atas. iPod touch 2G ini merupakan cikal bakal model iPhone 3G seperti sekarang. Kedua gadget ini memiliki sistem operasi yang sama, Mac OS X dan software dengan versi yang sama. Dengan begitu, yang membedakan kedua gadget ini adalah fungsi bertelepon dan memotret. 


iTunes
Semua gadget keluaran Apple ini dalam memindah dan mengatur lagu memerlukan software bernama iTunes. Pendeknya iTunes ini merupakan markas pertukaran dan pengisian isi iPod dan iPhone. Sebelum memulai menggunakan semua alat tersebut kita perlu melakukan sinkronisasi (syncing) alat kita dengan iTunes yang sudah di-install di PC atau Mac. Kalau tidak salah, dibatasi lima komputer yang dapat diotorisasi untuk sinkronisasi. Buat sebagian orang, hal ini memang agak merepotkan. Tujuan pemusatan pertukaran file dalam iTunes itu adalah mengurangi pembajakan semena-mena dengan cara file-sharing yang mudah antar-alat. 

Nah, di iTunes yang sudah terhubung dengan internet kita bisa menemukan banyak sekali, puluhan ribu dan terus bertambah, aplikasi di Apps Store yang dapat kita unduh dengan gratis ataupun berbayar. Jangan khawatir, aplikasi yang gratis saja sudah cukup banyak dan biasanya yang berbayar pun memberikan versi Lite yang gratis juga. 

Di antara aplikasi yang tersedia terbagi dalam beberapa kategori: games, education, productivity, reference, social networking, lifestyle, utility dan masih banyak lagi. 

Pada tulisan selanjutnya saya akan memberikan beberapa aplikasi yang layak diunduh.       
    

Saturday, March 21, 2009

iPhone Mahal: Sebuah Alternatif

Di Indonesia, di Jakarta terutama, dalam minggu-minggu ini para pecinta gadget pasti sedang demam iPhone. Ya, karena pada 20 Maret kemarin, Telkomsel sebagai pemegang hak penjualan iPhone di Indonesia (dengar2 non-eksklusif, jada ada kemungkinan operator lain segera menyusul) meluncurkannya di Pacific Place. Menurut berita media, ribuan orang rela mengantri hingga larut malam. Hmmm... pemandangan biasa? Tapi, kasihan juga... kita tertinggal setahun dari peluncuran pertama produk hi-tech ini. 



Saya sempat tergoda juga dengan ikut-ikutan daftar sebagai pembeli daftar tunggu yang telah dibuka di website Telkomsel beberapa bulan sebelumnya, meskipun saat itu belum tahu berapa harga yang akan dipatok untuk yang 8GB dan 16GB. Hingga seminggu sebelum peluncuran harga resmi Telkomsel baru keluar, dan wow! Sekitar Rp9 juta untuk yang 8GB dan Rp11juta untuk yang 16GB. Hmmm... Harga ini tentu saja ngalahin gadget yang telah curi start sebelumnya, Blackberry. Lalu timbul pertanyaan dan keraguan di sana-sini: Apa laku ya iPhone? Apa bisa ngalahin BB? Tentu saja laku dan bakal tetap jadi tren, menurut saya. Ini Indonesia, bung. Banyak orang kaya (tersembunyi) dan rela membeli harga selangit demi gengsi. Semakin mahal akan semakin rame jadi incaran, sebagian rakyat tentu saja. 



Kalau, saya sebagai calon pembeli bijak, akan berpikir lagi. Meskipun secara emosional sempat tergoda (sangat kuat). Saya memang tidak termasuk fans berat Apple, tapi mengakui bahwa produk-produk bersimbul apel "kroak" ini sangat inovatif dan mumpuni. Lalu, pertimbangan saya terhadap keputusan membeli iPhone adalah dengan mengajukan pertanyaan ke diri sendiri: "Sebetulnya apa sih yang saya inginkan dari iPhone ini? Dan untuk kebutuhan mendasar apa ponsel ini?" Memang itu adalah pertanyaan standar dan kita semua sudah hampir tahu jawabannya. 



Dari dua pertanyaan tersebut dengan segera saya dapat menjawab. Yang pertama, ingin merasakan sensasi pesona grafis dan layar sentuhnya yang konon inspiratif. Untuk pertanyaan kedua, untuk bertelpon dan ber-sms, dan mungkin sesekali browsing. Nah lho, jawaban kedua ini akan memunculkan sikap sinis saat orang rame-rame beli BB. Kalo beli BB cuma untuk telpon dan sms, ngapain juga? Dan di sini mungkin juga berlaku serupa. 



Setelah berpikir-pikir lagi dan berselancar ke sana kemari di Internet mencari fitur dan spesifikasi iPhone dan produk sejenis, saya mendapatkan sebuah gagasan dan tawarn. Kalau ingin mendapatkan sensasi kecanggihan produk Apple ini dan mensubstitusi fungsi telepon dan sms dengan ponsel lain, mengapa tidak mencoba Apple iPod Touch. Produk iPod yang satu ini secara tampilan serupa dengan iPhone, secara fungsi hanya minus telepon dan mesin sms. Coba cek kalo gak salah. Harganya? Yang 8GB cuma Rp2,5jutaan, yang 16GB hanya Rp3,5jutaan, dan yang 32GB sekitar Rp4,5jutaan. 



Apa yang bisa dilakukan dengan iPod ini? Denger musik, koleksi dan kirim foto, main game, nonton film, browsing dengan wifi (termasuk FB-an dan YouTube), email, download lagu, film dan game di iTunes dan fungsi-fungsi lain yangs sama dengan di iPhone. Jadi, kita masih bisa mempertahankan ponsel atau BB lama kita untuk bertelepon dan mempunyai fasilitas serupa iPhone. Itu kalo masih ngotot pengin merasakan sentuhan apel krowak, kalo gak perlu ya tetap aja seperti sedia kala. Toch dunia tetap berputar... seperti biasa. 


Apple iPhone




Apple iPod Touch